Sabtu, 19 Oktober 2019

Latihan soal TIU CPNS - kemampuan numerik

Latihan soal TIU CPNS kemampuan numerik - pada pembahasan sebelumnya, kita telah membahas salah satu aspek penilaian dalam tes intelegensi umum (TIU) CPNS yaitu tentang kemampuan verbal. 

Adapun pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satu aspek penilaian lainnya dalam TIU CPNS, yaitu mengenai kemampuan numerik. Apa yang dimaksud dengan kemampuan numerik?

Kemampuan numerik adalah kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.
Latihan soal LOTS dan HOTS  TIU CPNS
Berdasarkan definisi tersebut, maka dapat kita analisis soal-soal yang berhubungan dengan aspek penilaian TIU dimaksud. Adapun soal-soal yang berhubungan dengan kemampuan numerik, yaitu sebagai berikut :

Latihan soal TIU CPNS - operasi hitung
1. Berapakah hasil dari : 
100-101-102+103+104-105-106+107 + … + 196-197-198+199 =
a. 0
b. 98
c. 158
d. 389
e. 500

Pembahasan jawaban :
Bila kita lihat secara sekilas, operasi hitung dalam soal tersebut sangat membingungkan dan membutuhkan waktu pengerjaan yang relatif cukup lama. Adapun terdapat cara mudah untuk mengerjakan soal dimaksud, yaitu :

Pertama, kita kelompokkan angka tersebut menjadi seperti ini :
(100-101-102+103) + (104-105-106+107) + …. + (196-197-198+199) =
Kedua, bila kita hitung ternyata hasil operasi hitung yang ada di dalam kurung semuanya menghasilkan nilai 0 (nol).

Ketiga, pastikan jumlah angka setelah 107 dan sebelum 196 dapat dibagi 4 secara sempurna sehingga semua angka dapat mengikuti pola sebagaimana dalam kurung. Adapun jumlah angka setelah 107 dan sebelum 196 (dari angka 108 sampai dengan 195) berjumlah 88 angka dan dapat dibagi secara sempurna oleh angka 4, sehingga polanya sesuai. 
Jawaban a. 0

Latihan soal TIU CPNS - deret aritmatika
2. 101 + 102 + 103 + 104 … + 200 =
a. 10.500
b. 15.050
c. 16.250
d. 18.725
e. 19.345

Pembahasan jawaban:
Bila kita lihat, soal tersebut berkaitan dengan operasi hitung penjumlahan yang kenaikan tiap-tiap angka nya memiliki pola teratur. Oleh sebab itu, kita tidak perlu menghitungnya satu persatu secara manual, karena operasi hitung penjumlahan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dengan menggunakan rumus cepat menghitung deret aritmetika.
Rumus cepat menghitung deret aritmatika :
Rumus Cepat Menghitung Deret Aritmatika
Keterangan :
a = nilai suku awal dalam suatu deret. Pada soal tersebut nilai a = 101.

z = nilai beda (b) dibagi 2. Nilai beda (b) didapatkan dari melihat kenaikan tiap-tiap angka dalam deret artimatika. Pada soal tersebut kenaikan antar angka satu dengan angka lainnya adalah sebesar 1, sehingga nilai beda (b) = 1. Setelah kita mengetahui nilai beda (b), maka dapat diketahui secara mudah nilai z = ½

n = jumlah suku dalam suatu deret. Pada soal tersebut jumlah suku dari 101 sampai dengan 200 sebanyak 100 suku, sehingga nilai n = 100.

Setelah kita mengetahui, bagaimana arti rumus cepat menghitung deret aritmetika diatas, tinggal kita masukan angka kedalam rumus :
penerapan rumus cepat deret aritmatika
Jawaban b. 15.050

Latihan soal TIU CPNS - hubungan bilangan
3. X merupakan bilangan yang menyatakan 30 % dari 75 dan Y merupakan bilangan yang menyatakan 75% dari 30. Hubungan yang tepat antara X dan Y, yaitu ….
a. X = Y
b. X > Y
c. X < Y
d. X = 2Y
e. 2X = Y

Pembahasan jawaban:
Untuk mengetahui hubungan antara X dan Y, kita bisa gunakan metode perbandingan dengan angka yang lebih mudah, misalnya 50% dari 10 = 5 dan 10% dari 50 = 5. 

Berdasarkan perbandingan tersebut kita bisa buat suatu kesimpulan, bahwa jika suatu bilangan persen a dari suatu bilangan b dan bilangan persen b dari suatu bilangan a nilainya sama, maka hasilnya pun akan sama.

Setelah kita mengetahui hal tersebut, tinggal kita terapkan pada soal. Bila kita lihat pada soal, nilai X adalah hasil dari bilangan persen a dari suatu bilangan b dan nilai Y adalah hasil dari bilangan persen b dari suatu bilangan a sehingga berlaku ketentuan sebagaimana metode perbandingan yang telah sebelumnya kita coba.
Jawaban a. X = Y

Latihan soal TIU CPNS - persamaan linear
4. Jika 214ab + 3 = 315, maka 428ab =….
a. 611 
b. 624
c. 636
d. 676
e. 693

Pembahasan jawaban:
Bila kita lihat secara teliti, hasil yang dicari (428ab) adalah dua kali dari nilai yang terdapat pada persamaan (214ab), maka untuk menyelesaikan soal tersebut secara lebih cepat tinggal kali dua nilai pada persamaan, sehingga :
214ab + 3 = 315 menjadi: 
418ab + 6 = 630
418ab = 630 - 6
418ab = 624
Jawaban b. 624

Latihan soal TIU CPNS - rataan hitung (mean)
5. Jika rata-rata dari 4, 5, x dan y adalah 7, maka rata-rata dari 6, 8, 12, x dan y adalah…
a. 6,7
b. 8,6
c. 9,0 
d. 10,04
e. 12,32

Pembahasan jawaban:
Untuk menghitung mean dari suatu data tunggal, maka rumusnya adalah Jumlah bilangan dibagi dengan banyaknya bilangan. Pada soal tersebut, diketahui informasi sebagai berikut:

Data tunggal pertama
Mean = 7
Bilangan = 4, 5, x , y
Jumlah bilangan = 4
Data tunggal kedua
Bilangan = 6, 8, 12, x, y
Jumlah bilangan = 5

Setelah kita mengetahui informasi tersebut, kita cari nilai x dan y dengan menggunakan informasi pada data tunggal pertama:
cara menghitung rata rata
Berdasarkan perhitungan tersebut, maka diketahui nilai x + y = 19, kemudian kita masukkan nilai x + y pada data tunggal kedua:
cara menghitung rata-rata data tunggal
Jawaban c. 9,0

Demikian pembahasan mengenai soal-soal latihan yang berkaitan dengan kemampuan numerik dalam TIU CPNS, semoga bermanfaat. Bila ada kekeliruan, pertanyaan dan saran mohon agar disampaikan di kolom komentar, terima kasih.
Daftar Isi - Informasi dan Latihan Soal Lengkap Tes CPNS Terbaru
Daftar Isi - Informasi dan Latihan Soal Lengkap Tes P3K Terbaru
  Channel Telegram Seleksi P3K dan CPNS Terbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar