Minggu, 26 Juni 2022

Profil dan Sejarah Kecamatan Cililin

Profil Kecamatan Cililin


Kecamatan Cililin adalah salah satu kecamatan yang terdapat di Wilayah Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan aspek geografis, Wilayah Kecamatan Cililin pada umumnya terdiri dari dataran tinggi dengan kondisi wilayah yang berbukit-bukit dan dikelilingi pegunungan.


Wilayah Kecamatan Cililin berada pada ketinggian 600 s.d. 800 meter diatas permukaan laut dengan curah hujan rata-rata mencapai 700-800 mm/tahun. Luas Wilayah Kecamatan Cililin, yaitu sekitar 5.427 Ha yang meliputi 11 desa (download Peta Kecamatan Cililin).


Sejarah Kecamatan Cililin


Berdasarkan dari sejarah wilayah, pada tahun 2003 Kecamatan Cililin mengalami pemekaran wilayah dengan terbitnya Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 7 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kecamatan Cangkuang dan Kecamatan Cihampelas. 


Dengan adanya pemekaran wilayah ini, maka Wilayah Kecamatan Cililin yang semula terdiri dari 21 (dua puluh satu) desa dibagi menjadi dua, 11 (sebelas) desa tetap menjadi bagian Wilayah Kecamatan Cililin, sedangkan 10 (sepuluh) desa menjadi bagian dari wilayah kecamatan baru, yaitu Kecamatan Cihampelas.


Adapun rincian desa-desa yang termasuk kedalam Wilayah Kecamatan Cililin dan Wilayah Kecamatan Cihampelas, yaitu sebagai berikut:


Wilayah Kecamatan Cililin


  1. Desa Cililin
  2. Desa Karangtanjung
  3. Desa Batulayang
  4. Desa Budiharja
  5. Desa Mukapayung
  6. Desa Rancapanggung
  7. Desa Bongas
  8. Desa Karanganyar
  9. Desa Nanggerang
  10. Desa Karyamukti
  11. Desa Kidangpananjung

Wilayah Kecamatan Cililin Yang Sekarang Menjadi Wilayah Kecamatan Cihampelas

  1. Desa Cihampelas
  2. Desa Cipatik
  3. Desa Pataruman
  4. Desa Citapen
  5. Desa Mekarmukti
  6. Desa Mekarjaya
  7. Desa Tanjungjaya
  8. Desa Tanjungwangi
  9. Desa Situwangi
  10. Desa Singajaya

Sejarah Camat Yang Pernah Memimpin di Kecamatan Cililin

Selanjutnya berdasarkan sejarah pemimpinnya, Kecamatan Cililin dipimpin oleh Camat yang diantaranya yaitu sebagai berikut:
  1. Sukmara (Tahun 1971 s.d. Tahun 1975)
  2. Nanang Subarna, Bc.Hk (Tahun 1975 s.d. Tahun 1978)
  3. Dargawan (Tahun 1978 s.d. Tahun 1982)
  4. Entang Sukandar, BA (Tahun 1982 s.d. 1985)
  5. Asep, BA (Tahun 1985 s.d. Tahun 1993)
  6. Drs. H. Herman Muchayar (Tahun 1993 s.d. 1996)
  7. Drs. H. Moch Ruslani (Tahun 1996 s.d. Tahun 2001)
  8. Drs. H. Erik Juriara, M.Si (Tahun 2001 s.d. Tahun 2003)
  9. Maskur, S.IP (Tahun 2003 s.d. Tahun 2006)
  10. Dadan Sumarwan, S.Sos (Tahun 2006 s.d. Tahun 2007)
  11. Endang Rachmat, SH (Tahun 2007 s.d. Tahun 2009)
  12. Usep Supriatna, S.Sos (20 Februari 2009 s.d. 17 Oktober 2011)
  13. Muhamad Yudi, S.Sos (18 Oktober 2011 s.d. 9 September 2013)
  14. Drs. Asep Sehabudin (10 September 2013 s.d. 11 Agustus 2014)
  15. A. Zaini Dahlan, S.Pd M.Pd (12 Agustus 2014 s.d. 30 Juni 2017)
  16. Drs. Denni Kurniawan (Plt Camat Cililin, 1 Juli 2017 s.d. 31 Juli 2017)
  17. Drs. H. Endang Hadiat, MM (1 Agustus 2017 s.d. 30 Oktober 2020).
  18. H. Ii Setiapermana, S.Sos (Plt. Camat Cililin, 1 November 2020 s.d. 2 Februari 2021).         
  19. Opa Mustopa, SH (3 Februari 2021 s.d. sekarang).
Baca selengkapnya »

Rabu, 01 Juni 2022

Download Aturan Tenaga Honorer Pada Instansi Pemerintah (Updated)

Surat Menpan RB Tanggal 31 Mei 2022


Pada tanggal 31 Mei  2022, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengeluarkan surat bernomor: B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

[Download Surat Menpan RB Nomor: B/185/M.SM.02.03/2022] 


Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian diharuskan melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. melakukan pemetaan Pegawai Non-ASN di lingkungan instansi masing-masing dan bagi yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan/diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK.
  2. menghapuskan jenis kepegawaian selain PNS dan PPPK dilingkungan instansi masing-masing dan tidak melakukan perekrutan Pegawai Non-ASN.
  3. dalam hal instansi pemerintah membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga dan status tenaga alih daya tersebut bukan merupakan tenaga honorer pada instansi yang bersangkutan.
  4. menyusun langkah strategis penyelesaian Pegawai Non-ASN yang tidak memenuhi syarat dan tidak lulus seleksi CPNS maupun PPPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum batas waktu tanggal 28 November 2023.
  5. bagi Pejabat Pembina Kepegawaian yang tidak mengindahkan amanat sebagaimana tersebut di atas dan tetap mengangkat Pegawai Non-ASN akan diberikan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan dapat menjadi bagian dari objek temuan pemeriksaan bagi pengawas internal pemerintah maupun eksternal pemerintah.

Mengapa Tenaga Honorer Harus Diselesaikan Sebelum Tanggal 28 November 2023?

Dalam Surat Menpan RB Nomor:  B/185/M.SM.02.03/2022, disebutkan bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian harus menyelesaikan langkah strategis penyelesaian Pegawai-Non ASN yang tidak memenuhi syarat dan tidak lulus seleksi CPNS maupun PPPK sebelum batas waktu, yaitu tanggal 28 November 2023.

Alasannya, karena Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja mengamanatkan dalam Pasal 99 Ayat (1) bahwa Pegawai Non-ASN yang bertugas pada instansi pemerintah masih tetap melaksanakan tugas paling lama 5 (lima) tahun.

Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tersebut diundangkan pada tanggal 28 November 2018, sehingga dapat kita hitung bahwa jangka waktu paling lama 5 (lima) tahun tersebut jatuh pada tanggal 28 November 2023.


Baca selengkapnya »

Minggu, 15 Mei 2022

Panduan Lengkap dan Contoh Isu Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS

Berikut ini kami sampaikan panduan lengkap untuk menyusun rancangan dan laporan aktualisasi Latsar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Semoga artikel ini bermanfaat bagi para peserta yang sedang melaksanakan Latsar (artikel ini telah diupdate pada tanggal 5 Juni 2022).

Bagi peserta yang ingin mencari contoh isu / judul rancangan aktualisasi untuk Latsar CPNS, silahkan dapat langsung menggunakan kolom pencarian dengan mengikuti link berikut ini : 

Apa yang dimaksud dengan rancangan aktualisasi?

Rancangan aktualisasi adalah karya tulis ilmiah (sejenis makalah atau proposal) yang disusun oleh peserta Latsar CPNS yang berisi rencana-rencana kegiatan untuk menyelesaikan isu atau permasalahan yang terjadi di instansi tempat peserta bekerja.

Kapan dimulainya Penyusunan Rancangan Aktualisasi?

Penyusunan rancangan aktualisasi dimulai pada saat agenda ke-4 distance learning. Peserta akan dibimbing oleh dua orang, yaitu coach (pembimbing yang berasal dari lembaga pendidikan penyelenggara Latsar CPNS) dan mentor (pembimbing yang merupakan atasan langsung peserta ditempat kerja).

Bagaimana cara menyusun Rancangan Aktualisasi?

Langkah pertama untuk menyusun rancangan aktualisasi, yaitu mencari isu-isu aktual di instansi tempat peserta bekerja. Isu yang aktual artinya isu tersebut sesuai dengan kondisi saat ini dan benar-benar terjadi.

Pada umumnya, peserta ditugaskan untuk mencari minimal tiga isu yang akan dimunculkan pada rancangan aktualisasi, sebelum nantinya tiga isu tersebut di seleksi lebih lanjut menjadi satu buah isu prioritas (core issue) dengan menggunakan USG atau APKL.

Apa yang dimaksud USG?

USG adalah teknik analisis yang digunakan untuk menentukan isu prioritas (isu yang harus diutamakan atau didahulukan penyelesaiannya) dengan menggunakan indikator U (Urgency), S (Seriousness) dan G (Growth).

Urgency yaitu mengukur suatu isu dari aspek seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti. Seriousness mengukur suatu isu dari aspek seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan. Growth mengukur suatu isu dari aspek seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani segera.

Tiga indikator tersebut digunakan sebagai alat ukur dengan rentang nilai dari 1 s.d. 5 sebagai alat untuk menetapkan isu prioritas. Nilai 1 menunjukan bahwa suatu isu tidak mendesak, tidak penting atau tidak akan bertambah buruk apabila tidak ditangani segera, sedangkan nilai 5 menunjukan bahwa suatu isu sangat mendesak, sangat penting atau akan bertambah buruk apabila tidak ditangani segera.

Apa yang dimaksud APKL?

APKL adalah teknik analisis yang digunakan untuk menentukan isu prioritas dengan menggunakan indikator A (Aktual), P (Problematik), K (Kekhalayakan) dan L (Kelayakan) dengan penjelasan, yaitu sebagai berikut:
  1. Aktual artinya isu yang dianalisis sedang terjadi dan sedang hangat dibicarakan.
  2. Problematik artinya isu yang dianalisis memiliki dimensi masalah yang kompleks, sehingga perlu dicarikan segera solusinya.
  3. Kekhalayakan artinya isu yang dianalisis berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
  4. Kelayakan artinya isu yang dianalisis masuk akal dan realistis serta relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya.

Empat indikator tersebut digunakan sebagai alat ukur dengan rentang nilai dari 1 s.d. 5 juga. Nilai 1 menunjukan bahwa suatu isu tidak aktual, tidak problematik, tidak menyangkut hajat hidup orang banyak serta tidak layak untuk dianalisis lebih lanjut untuk menjadi isu prioritas, sedangkan nilai 5 menunjukan bahwa suatu  isu sangat aktual, sangat problematik, serta sangat berkaitan dengan hajat hidup orang banyak serta sangat layak dianalisis lebih lanjut untuk menjadi isu prioritas.

Setelah menetapkan isu prioritas, maka peserta Latsar CPNS harus dapat menemukan gagasan kreatif untuk menyelesaikan isu prioritas tersebut.


Bagaimana Cara Menemukan Gagasan Kreatif?

Untuk menemukan gagasan kreatif, peserta dapat memikirkan gagasan-gagasan yang dapat memperbaiki kondisi yang sedang terjadi (das sein) menjadi kondisi yang diharapkan (das sollen) dengan menggunakan metode berikut ini:
  1. Apakah ada cara yang lebih efektif dan efisien untuk memperbaiki kondisi yang sedang terjadi? Efektif artinya cara yang dilakukan dapat mencapai tujuan secara tepat sasaran tanpa menyebabkan masalah baru, sedangkan efisien artinya cara yang dilakukan dapat menghemat waktu, menghemat tenaga dan menghemat biaya.
  2. Jika ada, maka gunakan gagasan kreatif tersebut untuk menyelesaikan isu prioritas yang terjadi.
  3. Jika tidak ada, berdiskusi dengan atasan langsung, rekan kerja, atau searching melalui google untuk menemukan aplikasi/alat/metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan isu prioritas yang terjadi.

Setelah menemukan gagasan kreatif untuk penyelesaian isu prioritas, maka buatlah rancangan aktualisasi sesuai dengan pedoman dan sistematika penyusunan rancangan aktualisasi yang diberikan oleh coach pada saat bimbingan. 

Bagaimana Sistematika Rancangan Aktualisasi?

Sistematika (tata urutan penyusunan rancangan aktualisasi) biasanya diberikan oleh coach pada saat bimbingan. Berikut ini contoh sistematika rancangan aktualisasi pada saat kami melaksanakan Latsar CPNS (sistematika bisa saja berbeda).

Secara garis besar, sistematika penyusunan rancangan aktualisasi terdiri dari:
  • Cover (halaman depan rancangan aktualisasi);
  • Lembar persetujuan rancangan aktualisasi oleh coach dan mentor;
  • Lembar penjelasan peserta dalam menyusun rancangan aktualisasi oleh coach dan mentor.
  • Kata pengantar;
  • Daftar isi;
  • Bab I pendahuluan berisi tentang latar belakang yang menjelaskan kondisi saat ini, kondisi yang diharapkan, isu-isu yang terjadi di instansi tempat peserta bekerja, isu prioritas yang diangkat menjadi rancangan aktualisasi, tujuan aktualisasi, manfaat aktualisasi dan ruang lingkup pelaksanaan aktualisasi.
  • Bab II rancangan kegiatan aktualisasi berisi tentang gambaran umum kegiatan aktualisasi, tahapan kegiatan yang akan dilakukan dan rencana jadwal kegiatan aktualisasi.
  • Bab III penutup.


Seminar Rancangan Aktualisasi

Seminar rancangan aktualisasi adalah pelaksanaan presentasi yang dilakukan oleh peserta Latsar CPNS kepada penguji dengan didampingi oleh mentor dan coach untuk memaparkan rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh peserta di instansi tempatnya bekerja dalam rangka menyelesaikan isu prioritas.

Penguji seminar bertugas untuk menguji kualitas rencana aktualisasi yang disusun oleh peserta.

Berdasarkan Keputusan Kepala LAN Nomor: 93/ K.1/ PDP.07/ 2021, dijelaskan terkait indikator penilaian seminar rancangan aktualisasi, yaitu sebagai berikut:

1. Ketepatan rencana aktualisasi dikaitkan dengan agenda 3 (bobot 5%)
Untuk mendapatkan nilai yang optimal dari indikator ini, peserta harus dapat menentukan isu (permasalahan) yang aktual (sesuai dengan kondisi saat ini dan benar-benar terjadi di instansi tempat peserta Latsar CPNS bekerja). 

2. Gagasan kreatif dalam pelaksanaan kegiatan (3%)
Untuk mendapatkan nilai yang optimal dari indikator ini, peserta harus dapat menemukan gagasan kreatif sebagai terobosan untuk menyelesaikan isu. Penjelasan mengenai gagasan kreatif tersebut tergambar secara jelas serta dirinci dalam bentuk kegiatan aktualisasi lebih dari tiga kegiatan.

3. Tahapan rencana kegiatan aktualisasi (5%)
Untuk mendapatkan nilai yang optimal dari indikator ini, peserta harus mampu menjelaskan bahwa rincian kegiatan yang dilakukan relevan dengan penyelesaian isu serta  keterkaitan antar tahapan harus tergambar secara jelas.

4. Relevansi rencana kegiatan dikaitkan dengan agenda 2 (5%)
Untuk mendapatkan nilai yang optimal dari indikator ini, peserta harus mampu menjelaskan bahwa gagasan kreatif dan rincian kegiatannya memiliki keterkaitan dengan seluruh nilai-nilai dasar PNS, yaitu Berakhlak (Berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif).

5.Teknik komunikasi (2%)
Untuk mendapatkan nilai yang optimal dari indikator ini, peserta harus mampu menjelaskan rancangan aktualisasi yang dibuat secara jelas dan mampu menjawab pertanyaan penguji secara baik.

Pelaksanaan Aktualisasi

Setelah peserta Latsar CPNS melaksanakan seminar rancangan aktualisasi, maka peserta harus melaksanakan aktualisasi sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Untuk nantinya dipertanggungjawabkan kembali pada saat seminar pelaksanaan aktualisasi.

Seminar Pelaksanaan Aktualisasi

Berdasarkan Keputusan Kepala LAN Nomor: 93/ K.1/ PDP.07/ 2021, dijelaskan terkait indikator penilaian seminar pelaksanaan aktualisasi, yaitu sebagai berikut:

1. Capaian pelaksanaan kegiatan (5%)
Untuk mendapatkan nilai optimal dari indikator ini, peserta harus mampu melaksanakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan secara baik dengan didukung bukti dokumentasi kegiatan serta persetujuan pembimbing.

2. Kualitas dan kemanfaatan aktualisasi (20%)
Untuk mendapatkan nilai optimal dari indikator ini, peserta harus mampu menjelaskan bahwa pelaksanaan aktualisasi yang dilaksanakan bermanfaat bagi stakeholders, berkontribusi terhadap pencapaian visi misi dan tujuan organisasi. 

3. Teknik komunikasi  (5%)
Untuk mendapatkan nilai yang optimal dari indikator ini, pada dasarnya sama saja seperti seminar pada saat rancangan aktualisasi, yaitu peserta harus mampu menjelaskan rancangan aktualisasi yang dibuat secara jelas dan mampu menjawab pertanyaan penguji secara baik.




Panduan Penggunaan
Berikut ini adalah contoh isu-isu yang dapat menjadi inspirasi bagi peserta Latsar CPNS yang sedang menyusun rancangan aktualisasi. Silahkan input nama jabatan pada kolom pencarian untuk memunculkan contoh isu sesuai dengan nama jabatan masing-masing.

Saat ini tersedia 9 isu / judul rancangan aktualisasi untuk 7 jabatan ASN (Aparatur Sipil Negara).

Contoh Isu Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS
  • Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Apoteker 1

    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi
    Belum Optimalnya Pelayanan Informasi Obat di Puskesmas Tempat Peserta Latsar Bekerja

    Kondisi Saat Ini
    Pelayanan informasi obat adalah pemberian layanan informasi mengenai obat secara akurat yang dilakukan oleh apoteker kepada tenaga kesehatan (dokter, perawat, dan lain-lain) serta pasien, sehingga penggunaan obat dapat digunakan secara baik dan mencegah terjadinya efek samping dari obat.

    Saat ini, pelayanan informasi obat dilakukan secara konvensional melalui leaflet yang dipasang di gedung puskesmas saja, sehingga informasi melalui leaflet hanya dapat dibaca ketika berada di puskesmas saja.

    Kondisi Yang Diharapkan
    Tersedianya media yang dapat menampung leaflet secara online, sehingga pelayanan informasi obat dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu
    Membuat katalog online yang berisi pelayanan informasi obat dengan menggunakan Google Sites serta menggunakan layanan bit.ly untuk menyingkat URL katalog online yang telah dibuat, sehingga link katalog online mudah di share kepada tenaga kesehatan serta pasien yang membutuhkan informasi tersebut.

    Tiap-tiap halaman dalam katalog online berisi informasi terkait obat yang akan dijelaskan.

    Katalog online ini dapat diakses kapan saja dan dimana saja, serta mudah diupdate apabila terdapat informasi-informasi terbaru yang ingin ditambahkan pada katalog online tersebut.




    Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Apoteker 2


    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi

    Belum Optimalnya Pengendalian Obat dan Bahan Medis Habis Pakai di Puskesmas Tempat Peserta Latsar Bekerja.


    Kondisi Saat Ini

    Obat dan BMHP (Bahan Medis Habis Pakai) memiliki masa waktu kadaluwarsa yang harus diawasi secara rutin untuk mencegah agar obat dan bahan medis habis pakai tersebut tidak dipergunakan kepada pasien melewati masa waktu kadaluwarsa nya.


    Saat ini pengendalian obat dan bahan medis habis pakai belum optimal, karena masih menggunakan cara manual dengan menuliskan di buku, sehingga tidak efektif bagi petugas kesehatan yang ingin mengetahui tanggal kadaluwarsa obat dan bahan medis habis pakai tersebut.


    Kondisi Yang Diharapkan

    Tersedianya media informasi yang dapat digunakan petugas kesehatan untuk mengetahui tanggal kadaluwarsa obat dan bahan medis habis pakai.


    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu

    Membuat database tanggal kadaluwarsa obat dan bahan medis habis pakai dengan menggunakan Google Sheet serta mengolah data tersebut dengan metode FSN Analysis.


    Untuk memudahkan akses database yang telah dibuat oleh para petugas kesehatan, dapat menggunakan layanan bit.ly, sehingga URL database yang asalnya panjang menjadi  singkat serta mudah dihapal.

  • Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Dokter

    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi
    Belum Optimalnya Pencegahan Penyakit ISPA Di Wilayah Kerja Puskesmas Tempat Peserta Latsar Bekerja

    Kondisi Saat Ini
    Masih tingginya kematian bayi dan anak-anak yang disebabkan oleh ISPA (infeksi saluran pernafasan Akut) di wilayah kerja puskesmas tempat peserta Latsar bekerja.

    Salah satu faktor yang menyebabkan masih tingginya kematian bayi dan anak-anak yang disebabkan oleh ISPA, yaitu karena pengetahuan masyarakat tentang ISPA masih rendah.

    Kondisi yang diharapkan
    Meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang ISPA sebagai upaya pencegahan meningkatnya kasus kematian bayi dan anak-anak karena ISPA.

    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu
    Membuat video edukasi dan leaflet tentang ISPA serta membuat Pre dan Post Test dengan menggunakan Google Form untuk mengukur keberhasilan edukasi masyarakat sebagai upaya pencegahan ISPA.
  • Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Guru Matematika


    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi

    Belum Optimalnya Media Pembelajaran Untuk Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Tempat Peserta Latsar Mengajar


    Kondisi Saat Ini

    Media pembelajaran yang saat ini digunakan dalam mata pelajaran matematika masih menggunakan media konvensional, yaitu papan tulis saja.


    Kondisi Yang Diharapkan

    Tersedianya media pembelajaran untuk mata pelajaran matematika yang interaktif, edukatif dan menyenangkan bagi para siswa, sehingga mata pelajaran matematika mudah dipahami dan memotivasi para siswa untuk lebih giat belajar.


    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu

    Membuat video yang diputar melalui proyektor sebagai alat bantu untuk mengajar mata pelajaran matematika di kelas, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami.


    Membuat aplikasi android untuk pembelajaran dan kuis dengan menggunakan bahasa pemrograman Python serta Kivy, sehingga para siswa dapat mengakses materi pembelajaran dan kuis melalui aplikasi android yang dapat diunduh dan digunakan melalui smartphone.


    Catatan

    Gagasan kreatif penyelesaian isu ini dapat digunakan untuk guru mata pelajaran lainnya, misalnya Guru Fisika, Guru Kimia, Guru Biologi, Guru Sejarah, Guru Ekonomi, Guru Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Inggris, dan lain-lain.

  • Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Guru Pendidikan Agama Islam

    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi
    Belum Optimalnya Kegiatan Pembinaan Keagamaan di Sekolah Tempat Peserta Latsar Mengajar

    Kondisi Saat Ini
    - Kegiatan pembinaan keagamaan kepada para siswa sangat penting dilakukan. Alasannya, karena hal tersebut diperlukan untuk menanamkan serta memupuk nilai-nilai kebaikan, sehingga menjadi insan yang memiliki akhlakul karimah. 

    - Saat ini, kegiatan pembinaan keagamaan kepada para siswa belum terorganisir secara baik, sehingga pelaksanaan kegiatannya belum optimal.  

    Kondisi Yang Diharapkan
    Kegiatan pembinaan keagamaan kepada para siswa dapat dilaksanakan secara terorganisir, sehingga kegiatan terlaksana lebih baik.

    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu
    - Membuat buku pedoman kegiatan pembinaan keagamaan agar pelaksanaan kegiatan dapat dilaksanakan secara terorganisir, sehingga hasil kegiatan menjadi lebih baik.

    - Mengajak para siswa untuk melakukan Shalat Dhuha sebelum memulai pelajaran Pendidikan Agama Islam.

    - Membaca Asmaul Husna secara rutin sebelum memulai pelajaran Pendidikan Agama Islam.

    - Melakukan kegiatan pembacaan Surat Al-Ashr secara rutin sebelum menutup pelajaran Pendidikan Agama Islam.
  • Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Perawat 1


    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi

    Belum optimalnya Sarana Penyimpanan Data Hasil Screening Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Tempat Peserta Latsar Bekerja.


    Kondisi Saat Ini

    Data hasil screening yang telah dibuat seringkali tercecer, sehingga berpotensi data tersebut hilang. Selain dari itu, semakin banyak kertas data hasil screening yang ada, maka akan semakin sulit pengelolaannya (karena membutuhkan tempat yang memadai untuk menyimpan kertas data tersebut). 


    Kondisi Yang Diharapkan

    Tersedianya sarana yang tepat untuk menyimpan data hasil screening tersebut, sehingga data hasil screening terkelola secara baik.


    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu

    Membuat sarana penyimpanan data screening dengan menggunakan Google Form. Dengan menggunakan Google Form, maka data hasil screening penyakit tidak menular mudah dikelola dan tidak akan tercecer karena data tersimpan dalam satu wadah yang dapat diakses secara online.


    Data hasil screening yang telah di input di Google Form dapat diakses kembali melalui Google Sheet (file data hasil screening di Google Sheet tercipta dan terhubung secara otomatis dengan formulir isian di Google Form). 




    Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Perawat 2


    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi

    Belum Optimalnya Kepatuhan Berobat Pasien Hipertensi di Puskesmas Tempat Peserta Latsar Bekerja.


    Kondisi Saat Ini

    Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan selama peserta bekerja, tingkat kepatuhan berobat pasien hipertensi belum optimal. Adanya kecenderungan bahwa para pasien yang mengalami hipertensi hanya berobat kembali ketika sudah menunjukan dampak yang serius akibat hipertensi tersebut.


    Hipertensi adalah suatu kondisi ketika darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi, tekanan darah tersebut bila diukur, yaitu sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg.


    Pasien hipertensi sering kali tidak merasa memiliki keluhan. Pasien baru kembali melakukan pengobatan hipertensi ketika dampak hipertensi sudah serius. 


    Kondisi Yang Diharapkan

    Meningkatnya kepatuhan berobat bagi pasien hipertensi di puskesmas tempat peserta Latsar bekerja.


    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu

    1. Membuat leaflet yang ditempat di ruangan puskesmas maupun leaflet digital (untuk di share di grup WhatsApp) sebagai alat bantu dalam rangka edukasi kepada pasien hipertensi agar patuh dalam berobat.

    2. Membuat kartu kontrol kepatuhan bagi pasien hipertensi agar pasien hipertensi mengetahui jangka waktu pengobatan selanjutnya.

    3. Membuat grup WhatsApp sebagai media edukasi yang secara rutin memberikan informasi-informasi penting bagi  pasien hipertensi.

  • Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Perekam Medis


    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi

    Belum Optimalnya Pengisian Rekam Medis di Puskesmas Tempat Peserta Latsar Bekerja.


    Kondisi Saat Ini

    Pada dasarnya, rekam medis (medical record) adalah berkas yang berisi catatan serta dokumen mengenai identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, serta tindakan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan.


    Rekam medis berperan sebagai data yang dapat dikelola untuk menjadi informasi kesehatan serta bukti tertulis sebagai bukti tertulis mengenai proses pelayanan yang diberikan kepada pasien dan sebagai acuan dalam perencanaan terapi atau pengobatan berikutnya. 


    Saat ini, rekam medis seringkali belum terisi secara lengkap oleh petugas kesehatan yang mengisi. Rekam medis yang belum terisi lengkap dapat menghambat proses analisis kesehatan pasien dan menunjukan belum optimalnya kualitas pencatatan rekam medis di puskesmas tempat peserta Latsar CPNS bekerja.


    Kondisi Yang Diharapkan

    Pengisian rekam medis dapat dilakukan secara lengkap untuk meningkatkan kualitas  pencatatan rekam medis.


    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu

    Membuat alur kerja proses analisis rekam medis, sehingga rekam medis yang belum terisi lengkap dapat ditindaklanjuti secara sistematis agar menjadi lengkap.


    Alur kerja tersebut, yaitu sebagai berikut:

    1. Pelaksanaan analisis kelengkapan rekam medis. Apabila ada rekam medis yang belum lengkap, maka dibubuhi catatan dengan menggunakan Post It. Dalam Post It dicatat, apa yang belum lengkap dan siapa petugas kesehatan yang harus melengkapinya.

    2. Setelah rekam medis dilengkapi, kemudian dibubuhi kode indeks sesuai dengan buku kodifikasi (saat ini buku kodifikasi yang dipakai adalah ICD-10).

    3. Melakukan pemeriksaan kembali susunan berkas rekam medis agar sistematis dan rapi.

    4. Melakukan penyimpanan rekam medis yang sudah lengkap ke ruang penyimpanan.

    5. Membuat laporan rekam medis yang telah lengkap kedalam buku laporan.

     

  • Contoh Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS Polisi Pamong Praja


    Isu / Judul Rancangan Aktualisasi

    Belum optimalnya Pencatatan Hasil Patroli di Satuan Polisi Pamong Praja Tempat Peserta Latsar Bekerja


    Kondisi Saat Ini

    Data hasil patroli yang telah dibuat belum dikelola secara baik, sehingga berpotensi untuk tercecer dan hilang. Selain dari itu, semakin banyak kertas data hasil patroli yang ada, maka akan semakin sulit pengelolaannya (karena membutuhkan tempat yang memadai untuk menyimpan kertas data tersebut). 


    Kondisi Yang Diharapkan

    Tersedianya sarana yang tepat untuk menyimpan data hasil patroli, sehingga data hasil patroli terkelola secara baik.


    Gagasan Kreatif Penyelesaian Isu

    Membuat sarana penyimpanan data patroli dengan menggunakan Google Form. Dengan menggunakan Google Form, maka data hasil patroli yang telah dibuat akan mudah dikelola dan tidak akan tercecer karena data tersimpan dalam satu wadah yang dapat diakses secara online.


    Data patroli yang telah di input di Google Form dapat diakses kembali melalui Google Sheet (file data patroli di Google Sheet tercipta dan terhubung secara otomatis dengan formulir isian di Google Form). 




Demikian panduan menyusun rancangan dan laporan aktualisasi Latsar CPNS yang dapat kami sampaikan. Untuk membaca artikel lainnya terkait hak dan kewajiban yang dimiliki setelah menjadi CPNS dapat mengakses link berikut ini:

[Daftar Isi Kumpulan Informasi Hak dan Kewajiban Setelah Menjadi CPNS]


Untuk mendapatkan informasi terbaru secara cepat terkait PPPK dan CPNS, silahkan bergabung ke channel telegram kami, pada link berikut ini: 
Panduan menyusun rancangan dan laporan aktualisasi Latsar CPNS
Baca selengkapnya »