![]() |
| Gambar: Hiragana Ko-So-A-Do |
Hari Ke-8: Kata Tunjuk Benda
1. Kore, Sore, Are, Dore
- これ (kore): Ini (dekat dengan pembicara).
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- ほん (hon): Buku.
- です (desu): Penutup kalimat formal (huruf "u" samar/tidak dibaca).
- それ (sore): Itu (dekat lawan bicara).
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- くるま (kuruma): Mobil.
- です (desu): Penutup kalimat formal (huruf "u" samar/tidak dibaca).
- あれ (are): Itu (jauh dari keduanya).
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- そら (sora): Langit.
- です (desu): Penutup kalimat formal (huruf "u" samar/tidak dibaca).
- あなた (anata): Kamu.
- の (no): Partikel yang berfungsi untuk menghubungkan kepemilikan.
- ほん (hon): Buku.
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- どれ (dore): Yang mana? (kata tanya).
- です か (desu ka): Penutup kalimat tanya (Partikel Ka berfungsi sebagai pengganti tanda tanya).
| Kata | Arti | Posisi Benda |
|---|---|---|
| これ Kore | Ini | Dekat Pembicara |
| それ Sore | Itu | Dekat Lawan Bicara |
| あれ Are | Itu (Jauh) | Jauh dari Keduanya |
| どれ Dore | Yang Mana? | Kata Tanya untuk menanyakan benda yang ditunjuk lebih dari tiga. |
- これ (kore): Ini (Benda dekat pembicara).
- と (to): dan / antara (Partikel penghubung dua benda).
- それ (sore): Itu (Benda dekat lawan bicara).
- どちら (dochira): Yang mana? (khusus untuk 2 pilihan).
- が (ga): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah pilihan atau jawaban penegasan dari suatu topik yang sedang dibicarakan. Pada contoh kalimat ini, dengan menggunakan partikel ga, yang mana? berubah menjadi yang manakah?
- すき (suki): suka.
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- か (ka): Partikel pengganti tanda tanya.
- Kore, sore, are, dore adalah kata tunjuk yang berfungsi sebagai kata benda yang bersifat mandiri, sehingga tidak boleh langsung disandingkan dengan kata benda lainnya. Oleh sebab itu, setelah kata tunjuk ini wajib langsung menggunakan partikel.
- Kono, sono, ano, dono adalah kata tunjuk yang digunakan sebagai pengiring kata benda, sehingga lawan bicara tahu secara spesifik benda mana yang sedang dibicarakan.
- Kore, sore, are, dore: Tidak boleh langsung diikuti kata benda
- Kono, sono, ano, dono: Wajib diikuti langsung oleh kata benda.
- この (kono): ...ini (Harus menempel pada kata benda).
- ほん (hon): Buku.
- は (wa): Partikel yang menunjukkan bahwa "Buku ini" adalah inti pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- わたし (watashi): Saya.
- の (no): Partikel yang berfungsi untuk menghubungkan kepemilikan.
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- その (sono): ...itu (dekat lawan bicara).
- くるま (kuruma): Mobil.
- は (wa): Partikel yang menunjukkan bawa "mobil itu" adalah inti pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- わたし (watashi): Saya.
- の (no): Partikel yang berfungsi untuk menghubungkan kepemilikan.
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- あの (ano): ...itu (jauh dari keduanya).
- やま (yama): Gunung.
- は (wa): Partikel yang menunjukkan bahwa "gunung itu" adalah inti pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- たかい (takai): Tinggi.
- です (desu): Penutup kalimat formal.
Gunakan dono saat kita dihadapkan pada 3 pilihan atau lebih dan ingin bertanya, "... yang mana?". Jika benda yang dipilih hanya ada dua, orang Jepang menggunakan どちら (Dochira).
- どの (dono): Yang mana? (Kata tanya atributif).
- くるま (kuruma): Mobil (Kata benda yang wajib menempel).
- が (ga): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah pilihan atau jawaban penegasan dari suatu topik yang sedang dibicarakan. Pada contoh kalimat ini, dengan menggunakan partikel ga, yang mana? berubah menjadi yang manakah?
- あなた (anata): Anda.
- の (no): Milik.
- です (desu): Penutup formal.
- か (ka): Partikel pengganti tanda tanya.
| Kata | Arti | Penggunaan |
|---|---|---|
| このKono | ... ini | + Kata Benda (Dekat Pembicara) |
| そのSono | ... itu | + Kata Benda (Dekat Lawan Bicara) |
| あのAno | ... itu (jauh) | + Kata Benda (Jauh dari Keduanya) |
| どのDono | ... yang mana? | + Kata Benda (Kata Tanya untuk 3 pilihan atau lebih) |
Hari Ke-9: Kata Tunjuk Tempat, Arah dan Bentuk Sopan
- ここ (koko): Di sini (dekat pembicara).
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- きょうしつ (kyoushitsu): Ruang kelas.
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- そこ (soko): Di situ (dekat lawan bicara).
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- トイレ (toire): Toilet (Kata ini menggunakan huruf Katakana karena merupakan kata serapan dari bahasa asing).
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- あそこ (asoko): Di sana (jauh dari keduanya).
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- かいぎしつ (kaigishitsu): Ruangan rapat.
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- トイレ (toire): Toilet.
- は (wa): Partikel yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah inti dari pembicaraan. Ketika menjadi partikel, huruf ha dibaca wa.
- どこ (doko): Di mana (kata tanya).
- です (desu): Penutup kalimat formal.
- か (ka): Partikel yang berfungsi sebagai pengganti tanda tanya.
| Kata | Arti | Posisi Tempat |
|---|---|---|
| ここKoko | Di sini | Dekat Pembicara |
| そこSoko | Di situ | Dekat Lawan Bicara |
| あそこAsoko | Di sana | Jauh dari Keduanya |
| どこDoko | Di mana? | Kata tanya untuk menanyakan tempat. |
- Menunjukkan arah (sebelah sini, sebelah situ, sebelah sana, di sebelah mana).
- Bentuk sopan untuk menunjuk tempat (menggantikan koko, soko, asoko).
- Kata tunjuk untuk manusia/orang (jangan menggunakan ko-so-a-do berakhiran -re untuk kata tunjuk manusia/orang karena secara etika budaya orang Jepang tidak sopan).
- こちら へ どうぞ (kochira e douzo) = Silakan ke sebelah sini.
- こちら は たなかさん です (kochira wa Tanaka-san desu) = Ini adalah Tuan Tanaka.
- こちら (kochira): Sebelah sini / Ini (sopan).
- へ (e): Partikel penanda arah tujuan.
- どうぞ (douzo): Silahkan.
- たなかさん (Tanaka-san): Tuan/Nyonya Tanaka.
- そちら は でぐち です (sochira wa deguchi desu) = Sebelah situ adalah pintu keluar.
- そちら は どなた です か (sochira wa donata desu ka) = Orang yang di sebelah situ siapa?
- でぐち (deguchi): Pintu keluar.
- どなた (donata): Siapa (bentuk sopan dari dare).
- か (ka): Partikel pengganti kata tanya.
- あちら は きっさてん です (achira wa kissaten desu) = Sebelah sana adalah kafe/kedai kopi.
- あちら は わたし の だいがく です (achira wa watashi no daigaku desu) = Di sana adalah universitas saya.
- きっさてん (kissaten): Kafe/Kedai kopi.
- わたし(watashi): Saya.
- だいがく (daigaku): Universitas.
- の (no): Partikel kepemilikan.
- Kata tanya untuk pilihan yang berjumlah dua.
- kata tanya sopan untuk menanyakan arah atau lokasi tempat. Dalam bahasa Indonesia, dochira = di sebelah mana / yang mana?
- エレベーター (erebeetaa): Lift (Katakana).
- かいぎしつ (kaigishitsu): Ruangan rapat.
- どちら (dochira): Di sebelah mana / Mana? (sopan).
| Kata (Romaji) | Arti | Fungsi & Penggunaan |
|---|---|---|
| こちら (Kochira) | Sebelah sini / Ini | Menunjuk arah dekat pembicara atau memperkenalkan orang secara sopan. |
| そちら (Sochira) | Sebelah situ / Itu | Menunjuk arah dekat lawan bicara atau merujuk orang di sisi lawan bicara. |
| あちら (Achira) | Sebelah sana / Itu | Menunjuk arah yang jauh dari keduanya atau tempat/orang di kejauhan. |
| どちら (Dochira) | Di Sebelah Mana / Yang Mana | Kata tanya sopan untuk lokasi, arah, atau pilihan antara 2 hal. |
Hari Ke-10: Kosakata Transportasi
- でんしゃ (Densha): Kereta Listrik.
- ちかてつ (Chikatetsu): Kereta Bawah Tanah.
- しんかんせん (Shinkansen): Kereta Cepat.
- くるま (Kuruma): Mobil.
- バス (Basu): Bus.
- タクシー (Takushii): Taksi
- バイク (Baiku): Sepeda Motor
- じてんしゃ (Jitensha): Sepeda
- ふね (Fune): Kapal Laut
- ボート (Booto): Perahu/Boat
- フェリー (Ferii): Kapal Feri
- ひこうき (Hikouki): Pesawat Terbang
- ヘリコプター (Herikoputaa): Helikopter
- えき (Eki): Stasiun (Kereta).
- バスてい (Basutei): Halte Bus.
- ちゅうしゃじょう (Chuushajou): Tempat Parkir (Mobil/Motor).
- みなと (Minato): Pelabuhan.
- くうこう (Kuukou): Bandara.
- のる (Noru): Naik (kendaraan).
- おりる (Oriru): Turun (kendaraan).
- とまる (Tomaru): Berhenti.
- みぎ に まがる (Migi ni magaru): Belok kanan.
- ひだり に まがる (Hidari ni magaru): Belok kiri.
- まっすぐ (Massugu): Lurus.
- みち (Michi): Jalan (infrastruktur jalan, bukan menyuruh kendaraan untuk jalan).
- みち を わたる (Michi wo wataru): Menyeberang jalan.
Hari Ke-11: Kosakata Anggota Keluarga
| Hubungan | Keluarga Sendiri | Keluarga Orang Lain |
|---|---|---|
| Ayah | ちちChichi | おとうさんOtousan |
| Ibu | ははHaha | おかあさんOkaasan |
| Kakek | そふSofu | おじいさんOjiisan |
| Nenek | そぼSobo | おばあさんObaasan |
- Gunakan Chichi, Haha, Sofu dan Sobo, saat kita menceritakan keluarga sendiri kepada orang lain agar terdengar rendah hati.
- Namun, gunakan Otousan, Okaasan, Ojiisan, dan Obaasan, saat ketika kita secara langsung sedang memanggil ayah, ibu, kakek dan nenek sendiri atau sedang berbicara dengan sesama anggota keluarga agar terdengar sopan.
- Untuk penyebutan ayah, ibu, kakek dan nenek orang lain wajib menggunakan Otousan, Okaasan, Ojiisan, dan Obaasan.
| Hubungan | Keluarga Sendiri | Keluarga Orang Lain |
|---|---|---|
| Kakak Laki-laki | あにAni | おにいさんOniisan |
| Kakak Perempuan | あねAne | おねえさんOneesan |
| Adik Laki-laki | おとうとOtouto | おとうとさんOtouto-san |
| Adik Perempuan | いもうとImouto | いもうとさんImouto-san |
- Gunakan Ani, Ane, Otouto dan Imouto, saat kita menceritakan keluarga sendiri kepada orang lain agar terdengar rendah hati.
- Namun, gunakan Oniisan, Oneesan, saat ketika kita secara langsung sedang memanggil kakak sendiri atau sedang berbicara dengan sesama anggota keluarga agar terdengar sopan.
- Untuk memanggil adik sendiri, seorang Ayah, Ibu, Kakek, Nenek dan kakak biasanya memanggil dengan Nama Asli mereka ditambah akhiran -chan (adik perempuan), atau akhiran -kun (adik laki-laki).
- Terkadang, untuk adik laki-laki yang masih bayi, balita juga menggunakan akhiran -chan pada nama mereka agar terdengar lebih imut.
- Untuk penyebutan kakak dan adik orang lain wajib menggunakan Oniisan, Oneesan, Otouto-san, dan Imouto-san.
| Hubungan | Keluarga Sendiri | Keluarga Orang Lain |
|---|---|---|
| Suami | おっと / しゅじんOtto / Shujin | ごしゅじんGoshujin |
| Istri | つま / かないTsuma / Kanai | おくさんOkusan |
| Anak | こ / こどもKo / Kodomo | おこさんOkosan |
- おっと (Otto): Digunakan saat menceritakan suami sendiri kepada orang lain dalam situasi formal/netral.
- しゅじん (Shujin): Secara harfiah berarti "tuan/kepala keluarga". Masih sering digunakan untuk menceritakan suami sendiri, namun beberapa kalangan modern mulai menghindarinya karena dianggap kurang setara. Panggilan Shujin seolah-olah Suami adalah atasan sedangkan istri adalah bawahan (kesetaraan gender).
- ごしゅじん (Goshujin): Hanya untuk menyebut suami orang lain.
- つま (Tsuma): Istilah netral untuk istri sendiri.
- かない (Kanai): Digunakan saat menceritakan istri sendiri kepada orang lain (nuansanya lebih rendah hati/tradisional).
- おくさん (Okusan): Hanya untuk istri orang lain.
- こども (Kodomo): Digunakan untuk menyebut anak sendiri.
- おこさん (Okosan): Digunakan untuk anak orang lain.
- Kita mungkin mendengar istilah こども (Kodomo) di berita televisi saat mereka membahas anak-anak secara umum sebagai kelompok masyarakat. Namun, dalam percakapan pribadi, kita wajib menggunakan おこさん (Okosan) untuk menyebut anak orang yang kita ajak bicara agar tetap sopan.
| Hubungan | Keluarga Sendiri | Keluarga Orang Lain |
|---|---|---|
| Paman | おじOji | おじさんOjisan |
| Bibi | おばOba | おばさんObasan |
- Gunakan おじ (Oji) dan おば (Oba) saat menceritakan paman atau bibi sendiri kepada orang lain agar terdengar rendah hati.
- Sama seperti memanggil Kakak (Oniisan), kita menggunakan おじさん (Ojisan) atau おばさん (Obasan) untuk memanggil paman/bibi sendiri secara sopan di dalam rumah.
- Di Jepang, kata おじさん (Ojisan) dan おばさん (Obasan) juga digunakan sebagai panggilan umum untuk pria atau wanita dewasa yang tidak dikenal di jalan (setara dengan "Paman/Om" atau "Bibi/Tante" dalam bahasa Indonesia).
- Hati-hati menggunakannya pada wanita yang sensitif terhadap umur, karena bisa dianggap kurang sopan jika mereka merasa masih muda, gunakan saja おねえさん(Oneesan).
- Perlu diperhatikan juga, jangan panjangkan penyebutan Ojisan dan Obasan menjadi Ojiisan dan Obaasan agar tidak tertukar dengan Kakek dan Nenek.
Hari Ke-12: Kata Kerja Kelompok 3
| Bentuk Kamus | Bentuk Sopan (~Masu) | Arti |
|---|---|---|
| くる kuru | きます kimasu | Datang |
| する suru | します shimasu | Melakukan |
- Bentuk kamus atau disebut juga kata dasar adalah kata yang dapat dicari dalam kamus bahasa Jepang.
- Bentuk sopan adalah bentuk kata dasar yang telah mengalami perubahan, biasanya ditambah akhiran ~masu yang bertujuan untuk menghormati lawan bicara.
- Meskipun kata dasarnya ada dua, kata suru/shimasu dapat dikombinasikan dengan kata benda. Hal ini membuat jumlah kata kerja kelompok 3 menjadi sangat banyak, namun mudah dipahami.
- Artinya, ketika kata benda dikombinasikan dengan suru/shimasu, maka kata benda berubah menjadi kata kerja.
| Kata Benda | Bentuk Kamus | Bentuk Sopan | Kata Kerja |
|---|---|---|---|
| べんきょうpelajaran | べんきょうするbenkyou-suru | べんきょうしますbenkyou-shimasu | belajar |
| かいものbelanjaan | かいものするkaimono-suru | かいものしますkaimono-shimasu | berbelanja |
| さんぽjalan-jalan | さんぽするsanpo-suru | さんぽしますsanpo-shimasu | berjalan-jalan |
| けっこんpernikahan | けっこんするkekkon-suru | けっこんしますkekkon-shimasu | menikah |
- Kata kerja kelompok 3 hanya memiliki dua kata dasar, yaitu kuru dan suru (bentuk kamus). Bentuk kamus tersebut dapat diubah menjadi kimasu dan shimasu agar bentuknya sopan.
- Kata suru/shimasu dapat dikombinasikan dengan kata benda, sehingga kata benda berubah menjadi kata kerja. Hal ini membuat jumlah kata kerja kelompok 3 menjadi sangat banyak, namun mudah dipahami.
Hari Ke-13: Kata Kerja Kelompok 2
- Kata dasarnya atau bentuk kamusnya berakhiran ~ru (る)
- Tepat satu suku kata sebelum akhiran ~ru (る) harus ada bunyi vokal i atau e.
| Bentuk Kamus | Bentuk Sopan (~Masu) | Arti |
|---|---|---|
| たべるtabe-ru | たべますtabe-masu | Makan |
| ねるne-ru | ねますne-masu | Tidur |
| みるmi-ru | みますmi-masu | Melihat |
| おきるoki-ru | おきますoki-masu | Bangun |
| おしえるoshie-ru | おしえますoshie-masu | Mengajar |
- Perhatikan dalam tabel tersebut, semua kata dasar berakhiran ~ru (る) dan tepat satu suku kata sebelumnya memiliki bunyi vokal i atau e. Inilah ciri utama Kelompok 2.
- Untuk mengubah ke bentuk sopan, akhiran ~ru (る) dihapus dan langsung ditambah dengan ~masu (ます). Rumus ini hanya berlaku untuk kata kerja kelompok 2 saja.
- Uniknya terdapat kata dasar pengecualian yang berakhiran ~ru (る) dan tepat satu suku kata sebelumnya memiliki bunyi vokal i atau e, namun tidak masuk ke dalam kata kerja kelompok 2.
- Kata dasar pengecualian ini masuk ke dalam kata kerja kelompok 1 yang nanti kita akan bahas selanjutnya.
- かえる (Kaeru) = Pulang
- はしる (Hashiru) = Berlari
- しる (Shiru) = Mengetahui
- はいる (Hairu) = Masuk
- きる (Kiru) = Memotong
- しゃべる (Shaberu) = Mengobrol
- いる (Iru) = Butuh
- ける (Keru) = Menendang
- すべる (Suberu) = Terpeleset
- へる (Heru) = Berkurang
Hari Ke-14: Kata Kerja Kelompok 1
- utsuru (う・つ・る)
- munubu (む・ぬ・ぶ)
- kugusu (く・ぐ・す)
- Tepat satu suku kata sebelum akhiran ~ru (る) pada bentuk kamus (kata dasar) harus ada bunyi vokal a, u dan o (bukan i, e).
- 10 kata dasar pengecualian yang kita pelajari di hari ke-13 dan terlihat mirip seperti kata kerja kelompok 2, padahal masuk ke kata kerja kelompok 1.
- Khusus kata dasar yang berakhiran ~nu (ぬ) dalam bahasa Jepang hanya ada satu, yaitu Shinu (しぬ).
- Pertama, ubah vokal "u" pada akhir kata dasar (bentuk kamus) menjadi vokal "i", sehingga yang awalnya ~u, ~tsu, ~ru, ~mu, ~nu, ~bu, ~ku, ~gu, ~su menjadi ~i, ~chi, ~ri, ~mi, ~ni, ~bi, ~ki, ~gi, ~shi.
- Kedua, tambahkan ~masu diposisi paling akhir.
- Untuk memudahkan pemahaman, bila kita lihat tabel hiragana, geser dari kolom yang berakhiran vokal "u" menjadi akhiran vokal "i" pada baris yang sama.
| Akhiran | Bentuk Kamus | Arti | Bentuk ~Masu |
|---|---|---|---|
| ~u (う) | かう (Kau) | Membeli | kaimasu |
| ~tsu (つ) | まつ (Matsu) | Menunggu | machimasu |
| ~ru (る) | わかる (Wakaru) | Mengerti | wakarimasu |
| ~mu (む) | のむ (Nomu) | Minum | nomimasu |
| ~nu (ぬ) | しぬ (Shinu) | Mati | shinimasu |
| ~bu (ぶ) | あそぶ (Asobu) | Bermain | asobimasu |
| ~ku (く) | かく (Kaku) | Menulis | kakimasu |
| ~gu (ぐ) | およぐ (Oyogu) | Berenang | oyogimasu |
| ~su (す) | はなす (Hanasu) | Berbicara | hanashimasu |


