Minggu, 31 Mei 2020

PEMBAHASAN TENTANG SELECT STATEMENT DALAM SQL

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang SELECT statement dalam SQL. Untuk mempermudah proses pembelajaran, sebaiknya terlebih dahulu Anda membaca artikel berikut ini: Pengertian SQL dan Pembahasan Sintaksisnya.

SELECT statement adalah blok kode yang berisi perintah untuk mengekstrak atau menampilkan data spesifik sesuai dengan keinginan. Untuk membuat SELECT statement, maka kita harus menggunakan klausa SELECT pada awal statement.

Contoh SELECT statement
Berikut ini kami sampaikan contoh-contoh pembuatan SELECT statement dalam SQL.
1. Menampilkan seluruh data pada suatu tabel
Untuk menampilkan seluruh data pada suatu tabel database, kita bisa menggunakan statement berikut ini:
SELECT * FROM data_mahasiswa;

Pembahasan Statement
Statement tersebut berisi perintah untuk menampilkan seluruh data yang terdapat pada tabel data_mahasiswa (nama tabel dapat diganti sesuai dengan data yang ingin ditampilkan).

Pembahasan elemen-elemen penyusun statement
SELECT : klausa yang digunakan untuk mengekstrak atau menampilkan data spesifik sesuai dengan keinginan.
Asterisk (*) :  tanda yang digunakan untuk menunjukkan keseluruhan.
FROM : klausa yang digunakan untuk menentukan tabel database yang dipilih. 
data_mahasiswa : nama tabel database yang memuat data yang ingin ditampilkan.
Tanda titik koma (;) : penanda akhir dari suatu statement.

2. Menampilkan data pada suatu field tertentu
Untuk menampilkan data pada suatu field tertentu (dalam database, kolom memiliki istilah khusus yaitu field atau atribut), kita bisa menggunakan statement berikut ini:
SELECT NIM, nama, jurusan 
FROM data_mahasiswa;

Pembahasan Statement
Statement tersebut berisi perintah untuk menampilkan data-data yang terdapat dalam field NIM, nama dan jurusan. Adapun field tersebut terdapat dalam tabel data_mahasiswa.

Pembahasan elemen-elemen penyusun statement
NIM, nama, jurusan : nama-nama field yang memuat data yang ingin ditampilkan.
PEMBAHASAN TENTANG SELECT STATEMENT SQL
3. Menampilkan data tanpa duplikat
Dalam suatu field, terkadang terdapat record yang memiliki isi data yang sama (dalam database, baris memiliki istilah khusus yaitu record atau tuple). Oleh sebab itu, untuk menampilkan data dalam suatu record tanpa duplikat (record yang ditampilkan hanya yang memiliki data berbeda saja), kita bisa menggunakan statement berikut ini:
SELECT DISTINCT alamat_asal 
FROM data_mahasiswa;

Pembahasan Statement
Statement tersebut berisi perintah untuk menampilkan data tanpa duplikat yang terdapat dalam field alamat_asal. Adapun field tersebut terdapat dalam tabel data_mahasiswa.

Pembahasan elemen-elemen penyusun statement
DISTINCT : klausa yang digunakan untuk menampilkan data tanpa duplikat. Klausa ini ditulis setelah klausa SELECT.
alamat_asal : nama field yang memuat data-data yang ingin ditampilkan.

4. Menampilkan data dengan syarat tertentu
Untuk menampilkan data yang hanya memenuhi syarat tertentu, kita bisa menggunakan statement berikut ini:
SELECT * FROM data_mahasiswa
WHERE alamat_asal = 'Bandung';

Pembahasan Statement
Statement tersebut berisi perintah untuk menampilkan data seluruh mahasiswa yang berasal dari Bandung.

Pembahasan elemen-elemen penyusun statement
WHERE : klausa yang digunakan untuk menyaring data sesuai dengan syarat yang ditetapakan. Terdapat beberapa operator yang dapat digunakan dalam klausa WHERE, yaitu sebagai berikut:
= : sama dengan
> : lebih dari
< : kurang dari
>= : lebih dari sama dengan
<= : kurang dari sama dengan
<> : tidak sama dengan
BETWEEN : nilainya berada diantara
LIKE : data yang dicari memiliki pola sebagai berikut
IN : menetapkan nilai yang akan dijadikan patokan perbandingan lebih dari satu.
AND : menyaring data dengan syarat lebih dari satu. Jika semua syarat terpenuhi, maka nilai output adalah TRUE, sedangkan jika terdapat satu syarat tidak terpenuhi, maka nilai output adalah FALSE.
OR : menyaring data dengan syarat lebih dari satu. Jika semua syarat terpenuhi, atau ada salah satu syarat yang terpenuhi, maka nilai output adalah TRUE. Jika tidak ada satupun syarat yang terpenuhi, maka nilai output adalah FALSE.
NOT : menampilkan suatu data, jika syarat tidak terpenuhi.
alamat_asal = 'Bandung' : predicate yang dijadikan sebagai syarat agar data dapat ditampilkan.
'Bandung' : expression yang dijadikan patokan perbandingan nilai agar dapat ditampilkan. Perlu diperhatikan, apabila expression memuat tipe data berbentuk text atau kalimat, maka di awal dan di akhir text menggunakan tanda petik satu (bisa juga menggunakan tanda petik dua). Adapun, apabila expression memuat tipe data berbentuk angka, maka di awal dan di akhir angka tidak perlu menggunakan tanda petik.

5. Menampilkan data yang telah diurutkan
Secara garis besar, suatu data dapat diurutkan dengan dua cara, yaitu ascending dan descending. Ascending adalah pengurutan data yang dimulai dari nilai terendah menuju nilai tertinggi. Apabila data berbentuk angka, maka pengurutan data dimulai dari angka terendah menuju angka tertinggi. Adapun, apabila data berbentuk text, maka pengurutan dimulai secara alfabetis (dimulai dari A sampai dengan Z).

Descending adalah pengurutan data yang dimulai dari nilai tertinggi menuju nilai terendah.Apabila data berbentuk angka, maka pengurutan data dimulai dari angka tertinggi menuju angka terendah. Adapun, apabila data berbentuk text, maka pengurutan dimulai secara alfabetis terbalik (dimulai dari Z sampai dengan A).

Dalam kaitannya SQL, untuk menampilkan data yang telah diurutkan, kita bisa menggunakan statement berikut ini:
SELECT * FROM data_mahasiswa
ORDER BY nama_mahasiswa ASC;

Pembahasan Statement
Statement tersebut berisi perintah untuk menampilkan seluruh data pada tabel mahasiswa yang telah diurutkan secara ascending.

Pembahasan elemen-elemen penyusun statement
ORDER BY : klausa yang digunakan untuk mengurutkan data.
nama_mahasiswa : field yang digunakan sebagai patokan pengurutan data.
ASC : menetapkan pengurutan data secara ascending. Perlu diperhatikan, bahwa nilai default dari klausa ORDER BY adalah ascending, sehingga bila kita tidak menambahkan keyword ASC pun secara otomatis, data akan diurutkan secara ascending. Untuk mengurutkan data secara descending, kita bisa mengubah keyword ASC menjadi DESC. 

Demikian pembahasan tentang SELECT statement dalam SQL yang dapat kami sampaikan. Apabila terdapat pertanyaan, saran, dan kritik akibat kekeliruan kami dapat disampaikan di kolom komentar, terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar